Jumat, 30 Mei 2014

FAKTA TRAGEDI MEI 1998

Inilah Fakta Sebenarnya Tentang Prabowo Subianto Yang Tidak Terungkap Media - Jika kita bicara tentang sosok Prabowo Subianto, mungkin bagi yang tahu pasti akan di kaitkan dengan tragedi kerusuhan Mei 1998 dimana Prabowo Subianto menjadi salah satu aktornya. Itu yang di gemborkan media yang mungkin Anda tahu. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya faktanya tidak seperti itu, sebenarnya Prabowo Subianto lah yang di jadikan kambing hitam dalam tragedi Mei 1998. Anda penasaran ?, mari kita simak ulasannya tentang fakta tentang Prabowo Subiantoyang  sebenarnya seperti yang ditayangkan oleh Kompas TV. Artikel ini cukup panjang sekali, jadi harap dibaca dengan sabar dan seksama ya.


Fakta Prabowo Subianto

Jum’at 14 Maret 2014, Kompas TV menayangkan Prabowo Subianto dalam acara Aiman Dan…. Prabowo adalah salah satu nama yang maju dalam pemilihan presiden Republik Indonesia. Karena posisi presiden di RI, sesungguhnya lebih berkuasa daripada presiden Amerika Serikat maupun Rusia, presiden RI haruslah yang terbaik dari yang ikut bertarung. Tulisan ini bukan sebagai kampanye, karena saya bukan kader Partai Gerindra, namun hanya untuk mengulas mengenai sosok Prabowo Subianto yang kontroversial dari sudut pandang yang sedikit berbeda. Tujuannya adalah agar masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap dan berimbang tentang calon pemimpin yang akan dipilihnya termasuk Prabowo. Mengingat begitu krontroversial dan banyaknya disinformasi mengenai tokoh yang satu ini.

Prabowo lahir di Jakarta 17 Oktober 1951. Beliau adalah mantan Danjen Kopasus (Komandan Jenderal Komando Pasukan Kuhusus), pengusaha sukses, politisi, dan calon presiden 2014. Prabowo adalah putra dari begawan ekonomi Indonesia, Soemitro Djojohadikusumo. Beliau juga cucu dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo yang merupakan anggota BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dan juga merupakan pendiri Bank Nasional Indonesia (BNI). Dari silsilahnya tampak bahwa Prabowo memiliki “darah biru” elit pemimpin Indonesia. Bahkan jauh sebelum republik ini lahir.

Prabowo menikahi Titiek, putri Presiden Soeharto. Saat ini, Titiek sendiri menjadi calon anggota legislatif dari Partai Golongan Karya (Golkar). Keputusan yang tampak prospektif saat itu namun menjadi blunder dalam hidupnya dikemudian hari. Dengan latar belakang keluarga intelektual, Prabowo mewarisi kecerdasan ayahnya. Beliau dikenal sangat cerdas di sekolah maupun di AKABRI (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Meski beliau adalah alumnus AKABRI (1974), namun tidak banyak yang tahu bahwa setelah lulus SMA, Prabowo juga diterima di American School In London, Britania Raya.

Karirnya dibidang militer terbilang sangat cemerlang dan membanggakan. Karir militer Prabowo termasuk yang tercepat dalam sejarah ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Prabowo bahkan sempat disebut sebagai “The Brightest Star”. Dialah jenderal termuda yang meraih 3 bintang pada usia 46 tahun.

Sebagai sesama orang militer, Prabowo bisa dianggap sebagai “antitesa” dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mungkin karena karir beliau yang banyak diisi dengan penugasan di satuan tempur. Meski sama-sama merupakan “The Rising Star” di tubuh ABRI saat itu, SBY lebih dikenal sebagai perwira intelektualnya ABRI. Berbeda dengan SBY yang cenderung analitis dan berhati-hati dalam mengambil keputusan, sebagai perwira lapangan Prabowo cenderung cepat, take action. Saat keputusan sudah dibuat Prabowo akan menjalankannya dengan penuh “determinasi”. Beliau siap menanggung segala konsekuensinya.

Salah satu contohnya adalah perihal peristiwa penculikan aktivis yang telah mencoreng nama baik dan menjadi penyebab kehancuran karir militernya. DKP (Dewan Kehormatan Perwira) yang menyelidiki kasus ini tidak pernah mngungkapkan hasil pemeriksaannya kepada publik. Tidak juga kepada Prabowo yang notabene menjadi tertuduhnya. Tampaknya Wiranto sengaja mengambil manfaat agar prasangka publik menghukum Prabowo lebih berat daripada “dosanya”. Meski Prabowo berikeras mengatakan tak pernah perintahkan. Namun beliau mengambil alih tanggung jawab anak buahnya. “Saya ambil alih tanggung jawabnya.” Begitu kata beliau saat itu. Sikap yang harus dibayar mahal dengan hancurnya karir militer yang gilang gemilang, namun juga menunjukkan kualitas kepemimpinan Prabowo. Jika Prabowo benar bersalah, mengapa justru korban-korban penculikan seperti Pius L Lanang dan Desmond J Mahesa justru menjadi pengurus Partai Gerindra?

Meski begitu, kualitas kepemimpinan Prabowo justru sudah teruji di saat-saat paling kritis yang pernah dialami negeri ini. Bagi mereka yang lelah dengan kepemimpinan yang lemah, lama mengambil keputusan, selalu terkesan ragu-ragu tampaknya Prabowo adalah jawabannya. Bagi mereka yang muak dengan pemimpin yang sibuk selamatkan diri sendiri saat ada masalah maka Prabowo adalah pilihan yang patut dipertimbangkan. Dibanding memilih mengorbankan anak buahnya, Prabowo memilih untuk ambil alih tanggung jawab dan menanggung sendiri resikonya. Seorang kapten kapal yang baik bukanlah yang pertama selamatkan diri saat kapal tenggelam, tetapi justru yang terakhir. Seperti terlihat dalam film Titanic, ketika kapal sudah mulai tenggelam, kapten kapal memastikan semua penumpang selamat, dan akhirnya dirinya sendiri gagal selamat. Sayang, karir militer Prabowo yang gilang gemilang itu berakhir dengan cara yang kurang mengenakkan. Bahkan bisa dikatakan memilukan.

Prabowo bisa dikatakan pihak yang dikalahkan dalam proses perebutan kekuasaan dan pengaruh di tubuh militer pada masa-masa kritis tahun 1998. Berbicara tentang Prabowo kita tidak bisa lepas dari peristiwa kelam Mei 1998 yang mencoreng nama bangsa Indonesia selamanya. Sebagai pihak yang kalah Prabowo menjadi “kambing hitam” dari semua kejadian tersebut. Seperti kata pepatah, tinta sejarah adalah milik pemenang. Ini tentu saja berpotensi menjadi pengganjal pencapresannya. Stigma sebagai “penjahat kemanusiaan” pasti akan dimanfaatkan sebagai senjata lawan-lawan politiknya untuk menjatuhkan Prabowo. Jika memang benar Prabowo adalah tokoh yang bertanggung jawab terhadap peristiwa itu maka dia sudah menerima segala hukumannya. Bayangkanlah perasaan Prabowo yang karir gemilangnya di dunia militer yang begitu dicintainya itu harus berhenti dengan sejuta rasa malu dan aib. Lalu bagaimana jika semua itu tidak benar? Layakkah Prabowo tersandera oleh prasangka tanpa bukti? Lantas layak pulakah bangsa Indonesia kehilangan kesempatan untuk dipimpin oleh putra terbaiknya?

Jauh sebelum peristiwa Mei 98 proses penghancuran nama baik Prabowo sudah terjadi. Semua berawal dari rivalitas antara Prabowo dan Wiranto. Ketidak harmonisan Prabowo dan Wiranto memang sudah berlangsung sejak lama. Mungkin karena latar belakang keduanya yang jauh berbeda. Prabowo yang kosmopolitan cenderung memiliki pola pikir yang terbuka. Sementara Wiranto dengan latar belakang Jawa yang sangat kental lebih tertutup. Namun Prabowo yang terbiasa dengan persaingan terbuka sejak kanak-kanak menganggap rivalitas semacam itu sebagai hal biasa dan tidak dijadikan personal. Berbeda dengan Wiranto yang berlatar belakang sangat “Jawa Tradisional” itu, dia lebih mirip dengan Soeharto dalam menyikapi suatu rivalitas. Lihat saja nasib yang menimpa pesaing-pesaing Soeharto yang mengganggu karir militer atau politiknya di masa lalu. Jika tidak mati, membusuk di penjara. Salah satu contohnya adalah kawan saja, Fadjroel Rachman, yang sempat mendekam di Nusa Kambangan dan kehilangan teman-temannya. Fadjroel sendiri akhirnya bebas ketika Habibie menjadi presiden.

Indikasi ketidaksukaan Wiranto terlihat dengan absennya beliau sebagai Pangab (Panglima ABRI) dalam acara serah terima Pangkostrad Letjen Soegiono kepada Prabowo. Begitu juga saat pemberhentian secara hormat Prabowo sebagai perwira militer. Beliau mencopot tanda-tanda pangkat Prabowo dengan satu tangan saja. Proses berakhir secara paksanya karir militer Prabowo memang tidak bisa dilepaskan dari rivalitas perwira muda dan perwira tua. Prabowo sebagai gambaran perwira muda tentu saja menjadi sasaran tembak utama saat itu. Posisi Prabowo saat itu benar-benar terjepit. Di satu sisi dia adalah menantu penguasa yang sedang menjadi sasaran sentimen negatif rakyat. Di sisi lain akibat manuver Wiranto dkk, Soeharto yang masih punya pengaruh justru membencinya sampai ke ubun-ubun. Sampai-sampai kepada penggantinya Habibie, beliau menyampaikan pesan khusus untuk “mengamankan” Prabowo. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Semua tidak terlepas dari peristiwa Mei yang mengerikan itu. Peristiwa yang hingga kini masih menghantui republik ini.

Ada 3 tuduhan utama yang diarahkan kepada Prabowo, yaitu: Penculikan akitivis, penembakan mahasiswa Trisakti, dan dalang kerusuhan Mei 1998. Tidak satupun tuduhan tersebut yang terbukti. Seandainya Prabowo bersalah bukankah Pangab saat itu Wiranto? Bukankah sebagai panglima beliau yang seharusnya paling bertanggung jawab? Mengapa hingga saat ini Prabowo tidak pernah diberitahu tentang hasil penyelidikan DKP sehingga tidak bisa membela diri? Mengenai penembakan mahasiswa Trisakti, Wiranto juga terkesan sengaja ‘buying time’ dengan tidak mengusut kasus ini secara cepat. Akibatnya tuduhan kembali ke Prabowo, yang jadi bulan-bulanan opini publik, dicurigai sebagai orang dibalik penembakan itu. Meski banyak sekali keanehan terhadap tuduhan ini namun fitnah sudah mencapai sasaran. Dan sekali lagi Prabowo terlanjur menjadi pesakitannya. Tuduhan mengarahkan Prabowo di balik penembakan, dengan konspirasi anggota kopasus memakai seragam Polri sebagai pelaku penembakan snipper. Teori konspirasi ini tidak pernah terbukti, karena peluru snipper diatas 7 mm dan proyektil peluru tertanam di korban kaliber 5,56 mm. Sementara korban dipilih secara acak. Kalau snipper akan memilih misalnya pemimpin demo atau target pilihan. Lima hari setelah insiden Trisakti, Prabowo datang ke rumah Herry Hartanto. Di bawah Alquran dia bersumpah. Di depan Syaharir Mulyo Utomo orang tua korban, “Demi Allah saya tidak pernah memerintahkan pembantaian mahasiswa.”

Perihal keterlibatan Prabowo atas penembakan mahasiswa Trisakti, tanggal 14 Mei terjadi pertemuan di Makostrad (Markas Komanda Staf Angkatan Darat) atas inisiatif Setiawan Djodi. Pertemuan antara Prabowo dan tokoh masyarakat, antara lain: Adnan Buyung Nasution, Setiawan Djodi, Fahmi Idris, Bambang Widjoyanto. Dalam pertemuan itu Prabowo ditanya tentang keterlibatannya. Prabowo menjawab, “Demi Allah saya tidak terlibat, saya di set-up.” Menurut Buyung terlihat jujur. Peristiwa selanjutnya semakin memperkuat ketidak terlibatan Prabowo atas peristiwa penembakan mahasiswa tersebut. Puspom ABRI Sjamsu Djalal menghadapi kesulitan memaksa Kapolri Dibyo Widodo untuk menyerahkan anggotanya yang dicurigai terlibat. Disinilah peran Wiranto terlihat.

17 hari setelah insiden itu berlalu baru Wiranto memanggil Dibyo untuk memerintahkan untuk menyerahkan anggota. Itupun anggota diserahkan ke Polda bukan ke POM ABRI. Padahal Polri saat itu masih menjadi bagian ABRI dan Pangabnya adalah Wiranto. Sementara senjata sebagai barang bukti baru diserahkan tanggal 19 Juni 98. Hampir satu bulan sejak peristiwa terjadi. Kelak tahun 2000, uji balistik di Belfast, Irlandia membuktikan bahwa peluru berasal dari anggota Polri unit gegana. Siapa sesungguhnya dibalik pristiwa itu? Siapa yang beri perintah? Jelas bukan Prabowo yang sebagai Pangkostrad tidak punya jalur komando ke Polri. Dalam militer, garis komando benar-benar diterapkan. Bagaimana dengan tuduhan Prabowo sebagai otak dibalik kerusuhan Mei 98? Benarkah dia yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut? Atau kembali lagi beliau dikorbankan akibat proses perebutan kekuasaan terselubung diantara para elit militer saat itu? Apakah benar kerusuhan tersebut terjadi karena spontanitas atau ‘crime by omission’ (kejahatan karena pembiaran) atau bahkan ‘terror by design’ (teror yang didesain)?

Mari kita kembali ke zaman yang tidak mengenakkan itu. Kadang untuk mencari kebenaran sejarah kita butuh “mesin waktu”. Tampaknya kita harus memanggil Doraemon ke sini sekarang. Kita juga membutuhkan testimoni para pelakunya yang saat ini masih hidup bahkan sedang berkuasa. Sedikit dari kita yang mengetahui apa peran SBY dalam proses pergantian kekuasaan saat itu. Padahal beliau juga cukup berperan. Sudah menjadi kepercayaan umum bahwa penembakan mahasiswa Trisakti mengakibatkan terjadinya kerusuhan besar-besaran. Benarkahkah demikian? Bukti-bukti menunjukkan bahwa kerusuhan Mei 98 itu bukanlah spontanitas kemarahan warga akibat peristiwa Trisakti. Adakah rekayasa pihak tertentu atau setidaknya pembiaran sehingga peristiwa itu bisa terjadi? Mari kita lihat secara jernih bukti-bukti yang ada.

Satu peristiwa yang bisa dijadikan kunci keterlibatan Wiranto pada peristiwa tersebut adalah kepergiannya ke Malang saat ibukota sedang genting-gentingnya. Sebab Wiranto sudah tahu akan ada kerusuhan di ibukota, tetapi tetap bersikukuh untuk pergi ke Malang. Acara di Malang adalah serah terima PPRC dari Divisi I ke Divisi II. Wiranto menjadi Inspektur upacara (irup) nya. Sebenarnya itu adalah acara rutin yang bisa diwakilkan. Bayangkan, untuk serah terima Pangkostrad saja dia bisa berhalangan hadir. Bagaimana mungkin dalam kondisi ibukota yang genting dia sebagai pemegang kunci komando lebih memilih jadi irup acara seremonial seperti itu? Sangat tidak bisa diterima akal sehat. Apalagi mengingat tanggal 13 Mei malam Wiranto memimpin rapat Garnisun Jakarta untuk menanyakan situasi terakhir. Lebih mencurigakan lagi bahwa Kasum TNI Fahariur Razi saat itu sudah ditunjuk Pangkostrad Prabowo menjadi irup di Malang. Tetapi sekonyong-konyong diambil alih oleh Wiranto. Suatu kebetulan atau kesengajaan? Mungkinkah Wiranto sebagai Pangab tidak tahu menahu kondisi Jakarta? Dalam kondisi ibukota terjadi kerusuhan Wiranto malah pergi ke Malang dengan mengajak komandan-komandan seperti Danjen kopasus, komandan Marinir, dll. Lebih mencurigakan lagi sebenarnya Prabowo sudah brulang kali menghubungi Wiranto untuk membatalkan kepergiannya. Wiranto menjawab “Show must goon”. Ini mirip dengan Soeharto tahu akan gerakan 30 September namun sengaja tidak melakukan tindakan apapun untuk mencegahnya.

Sebelumnya, saat situasi makin mengarah rusuh 12 Mei 1998 Panglima TNI Wiranto tidak memerintahkan pasukan untuk berada di Jakarta. Atas permintaan Pangdam Jaya yang mendapat perintah dari Mabes ABRI, Pangkostrad Prabowo kemudian membantu pengamanan ibukota. Pangkostrad Prabowo kemudian membantu Pangdam Jaya dengan mendatangkan pasukan dari Karawang, Cilodong, Makasar, dan Malang untuk membantu Kodam. Tetapi sekali lagi Wiranto tidak mau memberi bantuan pesawat Hercules sehingga Prabowo mencarter sendiri pesawat Garuda dan Mandala. Seharusnya jika negara dalam keadaan genting seperti itu panglima wajib mengambil alih komando dan secara fisik wajib berada di lokasi. Tetapi yang terjadi justru tidak terlihat sedikitpun i’tikad baik Wiranto untuk mencegah terjadinya kekacauan yang menelan korban hingga ribuan orang tersebut. Anehnya justru belakangan kubu Wiranto yang melemparkan kesalahan kepada Prabowo yang dianggap mengakibatkan kerusuhan itu. Bukankah Wiranto sudah menggelar rapat Garnisun tanggal 13 Mei untuk menanyakan situasi terakhir? Apakah Zaki Anwar Makarim sebagai ketua Badan Intelijen ABRI tidak pernah mengingatkan Wiranto akan ada kerusuhan? Bukankah Prabowo sendiri sudah mengingatkan Wiranto akan terjadi kerusuhan dan mencegahnya pergi ke Malang? Mengapa Wiranto tidak bergeming? Lantas apa sebenarnya tujuan Wiranto membentuk Pam Swakarsa?

Pam Swakarsa ini rencananya akan dipakai sebagai perlawanan kalangan sipil terhadap demo yang semakin menjadi-jadi saat itu. Untuk Pam Swakarsa sendiri, memiliki produk “unggulan” yaitu Front Pembela Islam (FPI) yang kemudian direspon oleh hadirnya Jaringan Islam Liberal (JIL). Namun belakangan dicurigai bahwa justru Pam Swakarsa inilah salah satu penyulut kerusuhan Mei tersebut. Jauh sebelum peristiwa Mei terjadi, mantan Kakostrad Kivlan Zein bersaksi bahwa dialah yang diperintahkan Wiranto untuk membentuk Pam Swaraksa. Mengapa Wiranto menolak permohonan bantuan Hercules Prabowo sehingga dia harus mencarter sendiri pesawat Garuda dan Mandala? Mengapa saat Prabowo mengerahkan pasukan untuk berusaha menghentikan penjarahan “sistematis” toko-toko, justru Panglima TNI melalui Kasum Fahariur Razi malah melarang pengerahan pasukan untuk membantu Kodam Jaya? Mengapa panser-panser dan pasukan yang sudah siap saat itu tidak bisa bergerak karena menunggu perintah yang tidak kunjung datang? Keragu-raguankah atau kesengajaan? Yang jelas akibatnya ribuan nyawa melayang sia-sia, ratusan wanita diperkosa, aset-aset pribadi dibumi hanguskan.

Bukti lain semakin mengarah kepada Wiranto sebagai dalang sesungguhnya dari kerusuhan Mei 98 dari pengakuan mantan Ka Puspom ABRI Sjamsu Djalal. Melihat kondisi ibukota yang semakin tidak terkendali, beliau menyarankan untuk memberlakukan jam malam. Namun Wiranto tidak bergeming. Artinya ada lebih dari satu orang yang memberi peringatan kepada Wiranto saat itu. Jadi keputusannya berangkat ke Malang adalah bagian dari “rencana”. Makin terkuak disini bahwa Prabowo yang justru berupaya mengamankan situasi malah dijadikan kambing hitam sebagai pelaku kudeta.

Pertanyaan selanjutnya adalah, benarkah kerusuhan Mei itu murni spontanitas warga atau karena rekayasa dalam kaitan perebutan kekuasaan saat itu? Mengenai pembentukan Pam Swakarsa, Kivlan Zein sudah memberi testimoni bahwa itu adalah bentukan Wiranto. Dia yang ditugasi perintah pembentukan Pam Swakarsa diberikan oleh Wiranto. Dia panggil Kivlan Zein untuk meminta dana dari Setiawan Djodi. Pertemuan ini diatur oleh Jimmly Asshidiqie. Dalam pertemuan tersebut Wiranto mengatakan ini perintah Habibie. Jimmly akrab dengan Habibie dalam ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia). Kerusuhan yang terjadi karena spontanitas biasanya meluas dengan menjalar. Tidak serempak dimulai di seluruh penjuru kota dalam waktu yang bersamaan. Satu-satunya jawaban yang bisa diterima akal sehat adalah bahwa kerusuhan itu terjadi “by design”, dimulai berdasarkan komando pihak-pihak tertentu. Mengapa pada pagi hari tanggal 14 Mei ada pasukan dari Solo diterbangkan ke Jakarta dan mendarat di Halim? Disaat yang sama kerusuhan terjadi bersamaan antara Jakarta dan Solo. Semua terjadi pada pagi hari di waktu yang persis bersamaan. Tidak ada jeda. Seolah-olah mengisyaratkan bahwa kerusuhan di kedua kota ini sudah direncanakan matang sebelumnya dan dibawah komando yang sama. Disaat massa mulai menjarah di Jakarta disaat yang sama kejadian serupa terjadi di Solo. Modusnya sama persis. Jika kerusuhan itu spontanitas, mengapa dimulai secara serempak di berbagai penjuru Jakarta sekaligus Solo?

Di salah satu pertokoan, ada kesaksian seorang ibu yang mencari anaknya yang ikut masuk ke Jogja Plaza karena disuruh seseorang. Tetapi dilantai 2 ditampar dan disuruh keluar dan akhirnya keluar sebelum pintu ditutup dari luar. Kita tahu akhirnya Jogja Plaza dibakar. Mungkinkah mahasiswa atau penduduk urban sengaja memasukkan massa ke dalam gedung lalu membakarnya dari luar? Atau ada pihak tertentu yang sengaja memobilisasi massa supaya terjadi kondisi kekacauan yang memungkinkan pihak-pihak tertentu ambil peranan? Sebagaimana yang kita ketahui selanjutnya, kondisi kacau itu sendiri akhirnya mempercepat proses jatuhnya Soeharto dari tampuk kekuasaan. Lalu siapakah yang diuntungkan dari jatuhnya Soeharto? Adakah Wiranto dkk atau Prabowo? Yang jelas sesaat setelah lengsernya Soeharto, Wiranto sebagai Pangab dengan mudahnya menghancurkan karir militer Prabowo.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada aktivis mahasiswa 98, disini disampaikan bahwa sesungguhanya kejatuhan Soeharto bukan karena demo. Tetapi lebih karena pengkhianatan para elit, baik sipil maupun militer yang mana mereka sesungguhnya bagian dari kroni Soeharto sendiri. Peristiwa jatuhanya Soeharto dari kekuasaanya itu sendiri lebih tepat dikatakan hasil dari sebuah kudeta halus (soft coup) yang memanfaatkan demonstrasi mahasiswa yang merebak dimana-mana sebagai “pemicu”nya.

Rupanya dalam suasana genting jatuhanya kekuasaan Soeharto itu diwarnai pula oleh rivalitas yang muncul ke permukaan diantara para perwira ABRI. Akibat lemahanya kepemimpinan Wiranto sebagai Pangab ditambah suasana yang tidak menentu. Masing-masing perwira berusaha mencari manfaat atas situasi tersebut. Para perwira berusaha “berinvestasi” pada masa depan masing-masing, setidaknya mengamankan posisi mereka masing-masing. Pada saat itu terlihat jelas di tubuh ABRI sendiri tidak solid dibawah satu komando. Masing-masing punya agenda sendiri-sendiri dan saling curiga satu sama lain.

Salah satu contohnya adalah adanya siaran pers dari puspen (pusat penerangan) ABRI menjelang berakhirnya kekuasaan Soeharto. Siaran pers yang walau dibantah langsung oleh Wiranto namun turut mempercepat proses lengsernya Soeharto. Salah satu isi dari rilis tersebut adalah dukungan terhadap sikap PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) yang mendukung Presiden Soeharto lengser. Sebenarnya itu bukan merupakan rilis resmi ABRI karena tidak memakai kop surat dan tidak ditanda tangani. Menurut Makodongan, siaran pers dukungan terhadap sikap PBNU itu dibuat oleh Mardianto dan Kasospol saat itu, SBY. Meski tengah malam itu juga Wiranto membangunkan seluruh perwira untuk menarik rilis itu dari seluruh media massa agar tidak diterbitkan. Namun sudah terlanjur beredar dan Soeharto yang tahu tentang ini semakin kehilangan perspektif terhadap kondisi lapangan, terutama mengenai dukungan ABRI. Kejadian ini semakin memperburuk hubungan Prabowo dan Wiranto karena dia menganggap Prabowo-lah yang mengadukan ini ke Presiden.

Tanggal 18 Mei Harmoko yang selalu menjilat Soeharto akhirnya menjadi “Brutus” dengan meminta beliau secara arif dan bijaksana untuk mundur. Sikap Harmoko ini cukup mengejutkan mengingat keberadaannya sebagai Ketua DPR/MPR adalah semata-mata untuk mengamankan kekuasaan Soeharto. Sebelumnya dia selalu langganan dipilih sebagai menteri oleh Soeharto. Bisa dikatakan dia memperoleh segala-galanya karena Soeharto. Namun karena desakan mahasiswa dan tokoh masyarakat akhirnya dia memilih untuk menyelamatkan diri sendiri. Namun begitu pernyataan pemimpin DPR/MPR itu, disambut gegap gempita oleh mahasiswa yang menduduki gedung DPR dan masyarakat seluruh Indonesia. Tetapi kegembiraan itu tidak berlangsung lama karena sekitar pukul 23:00 WIB Wiranto menyampaikan bahwa ABRI menolak pernyataan Harmoko itu.

Melihat situasi yang semakin tidak menguntungkan kekuasaannya sebenarnya Soeharto sudah berniat mundur dari jabatannya. Namun dia ingin memastikan pasca mundurnya dia sebagai presiden tidak ada kekacauan yang membuka peluang bagi militer untuk berkuasa. Tanggal 19 Mei dibuatlah pertemuan dengan beberapa tokoh masyarakat, seperti Gus Dur, Nurcholis Madjid, Emha Ainun Nadjib, dll, minus Amien Rais. Dalam pertemuan tersebut Soeharto menyatakan akan membentuk Kabinet Reformasi yang akan menyiapkan pemilu. Sementara itu menjelang rencana Amien Rais yang akan mengumpulkan massa di Monas tanggal 19 Mei, Wiranto mengadakan rapat di Mabes. Dalam rapat yang dihadiri para perwira tinggi militer itu kembali muncul perbedaan antara Prabowo dan Wiranto. Dalam rapat itu Wiranto mengatakan bahwa perintah yang dibuat adalah mencegah masuknya pendemo dengan segala cara (at all cost). Prabowo bertanya berulang-ulang apa maksud perintah itu? Apakah akan digunakan peluru tajam? Pertanyaan tersebut tidak dijawab dengan jelas oleh Wiranto. Kivlan Zein menggelar tank dan panser dengan perintah, “Lindas saja mereka yang memaksa masuk Monas!” Kivlan Zein meminta Prabowo agar Amien Rais membatalkan rencana demo sejuta umat di Monas. “Dari pada saya dimusuhi umat Islam lebih baik saya tangkap Amien Rais” kata Kivlan. Akhirnya Amien Rais membatalkan rencana demo di Monas.

Saat menghadapi Habibie, Prabowo berkata, “Pak, bapak sepuh mungkin akan lengser siapkah anda menggantikannya?” Bapak sepuh adalah sapaan Prabowo kepada Soeharto yang saat itu menjadi mertuanya. Selanjutnya Prabowo meminta Habibie untuk mempersiapkan diri. Disini terlihat bahwa Prabowo merasa tidak punya masalah dengan Habibie. Jika kita membaca ulang berita-berita media jauh sebelumnya, juga tampak jelas hubungan kedua tokoh ini sangat akrab. Berulang kali Prabowo menyampaikan kekagumannya pada Habibie, begitu juga sebaliknya. Prabowo yang berhasil meredakan situasi merasa akan mendapat pujian. Maka datanglah dia ke Cendana. Tapi celaka, disitu sudah ada kelompok Wiranto yang duduk bersama-sama dengan Soeharto dan putra-putrinya. Rupanya disitu Wiranto “mengadukan” tentang manuver Prabowo yang mengindikasikan dia runtang-runtung dengan Habibie dan para aktivis. Saat dia tiba, Mamiek langsung menghardik Prabowo dengan kasar sambil mengacungkan telunjuk hanya satu inci dari hidung Prabowo. Sambil berkata, “Kamu pengkhianat! Jangan injakkan kakimu di rumah saya lagi!” Prabowo keluar menunggu sambil bilang, “Saya butuh penjelasan”. Titiek –istri Prabowo- hanya bisa menangis, lalu dia pulang. Saat itu sesungguhnya Prabowo sudah dikalahkan, kalah oleh lobi dan pendekatan Wiranto yang meyakinkan. Dalam kondisi gamang seperti itu memang Soeharto sangat rentan menerima informasi yang dipelintir. Hal yang sama akan terulang kembali pada Habibie. Kali ini Wiranto sendiri mengakui ada informasi yang salah ditangkap Habibie dari dirinya.

Sementara itu Habibie yang merasa terancam dengan rencana pembentukan Kabinet Reformasi mengeluarkan kartu As-nya. Dia dan 14 menteri ekuin di bawah Ginandjar Kartasasmita menyampaikan keberatannya untuk menjadi bagian dari Kabinet Reformasi. Soeharto merasa benar-benar terpukul atas kejadian terakhir ini karena merasa ditinggalkan. Apalagi diantara mereka ada yang dianggap sebagai orang-orang yang dia “selamatkan”. Malam itu Soeharto terlihat gugup dan bimbang. Suatu kejadian langka. Namun disaat-saat penuh kekecewaan itu hadir sahabat-sahabat sejati yang menunjukkan kesetiaannya. Malam itu hadir di Cendana para mantan wapres menyampaikan dukungannya; Umar Wirahadikusuma, Sudharmono, Try Sutrisno. Sekitar pukul 23:00 WIB Soeharto memanggil Yusril Ihza Mahendra, Saadilah Mursayaid, dan Wiranto. Beliau menyampaikan bahwa besok akan menyerahkan kekuasaan kepada Habibie. Esok paginya, Harmoko, Syarwan Hamid, Abdul Gafur, Fatimah Ahmad, dan Ismail Hasan Metareum menemui Soeharto di ruang Jepara.

“Ada dokumen lain lagi?” Tanya Soharto.

“Tidak Pak.” jawab Harmoko.

“Baik kalian tunggu saja disini, saya akan melaksanakan pasal 8 UUD 45.” Tutur Soeharto.

Di Credential Room Soeharto bertemu Habibie tetapi Soeharto melengos. Soeharto sangat sakit hati dengan murid kesayangannya ini. Selesai menyampaikan pidato pengunduran dirinya, dia menyalami Habibie dan kembali ke ruang Jepara. Kepada para pimpinan DPR/MPR itu dia berkata, “Saya sudah bukan presiden lagi”. Mbak Tutut sembab matanya karena menangis. Harmoko melongo. Pagi itu adalah pertemuan terakhir Soeharto dan Habibie. Bahkan saat kritis menjelang ajalnyapun Habibie dilarang menemui Soeharto.

Hubungan Soeharto dan Habibie adalah hubungan panjang dua manusia yang berhasil menjadi pemimpin negeri ini. Soeharto sudah mengenal Habibie sejak Habibie masih anak-anak. Bahkan saat ayah Habibie meninggal Soeharto-lah yang menyolatkannya. Soeharto-lah yang menutupkan mata ayah Habibie saat meninggal dunia. Bahkan dalam buku biografinya Soeharto tidak segan-segan menunjukkan kepercayaan dan rasa sayangnya terhadap Habibie. Soeharto pula yang mengirim utusan untuk menjemput Habibie di Jerman untuk kembali ke Indonesia. Kita belajar dari sini. Bagaimana demi kedudukan hubungan umat manusia yang begitu dalam mampu dikorbankan.

Sekitar pukul 23:00 WIB Prabowo dan Muhdi bertemu dengan Habibie di kediamannya untuk memberi dukungan pada presiden baru. Namun keesokannya pada tanggal 22 Mei, selesai Sholat Jumat Prabowo mendapat kabar mengejutkan. Bagai petir di siang bolong, Prabowo di Makostrad ditelepon Mabes AD, diminta menanggalkan benderanya. Perintah itu tak lain artinya bahwa jabatannya dicopot. Prabowo mengingat perkataan Habibie jauh sebelumnya, “Prabowo, kapan pun kamu ragu temui saya, jugan pikirkan protokoler!” Maka Prabowo menemui Habibie yang sudah menjadi presiden dan berkata, “Ini penghinaan bagi keluarga saya dan keluarga mertua saya.” Habibie menjelaskan kalau dia mendapatkan laporan dari Pangab bahwa ada gerakan pasukan Kostrad menuju Jakarta, Kuningan, dan istana. Prabowo minta setidaknya 3 bulan di Kostrad. Habibie menolak. “Tidak, sampai matahari terbenam anda harus menyerahkan semua pasukan!” Dari sini kembali terlihat, untuk kedua kalinya Prabowo dikalahkan oleh lobi dan pendekatan Wiranto. Kelak, Wiranto sendiri mengakui bahwa ada kemungkinan informasi yang diberikan diterima secara salah oleh Habibie. Namun kesalahpahaman apapun itu, Prabowo sudah terlanjur menjadi pihak yang dirugikan. Hancurlah karir militer yang begitu gilang gemilang.

Kita tidak pernah tahu apakah baik Soeharto maupun Habibie sama-sama salah mengartikan informasi yang disampaikan Wiranto, atau memang ada kesengajaan melakukan miss-informasi terhadap Prabowo mengingat persaingan internal ABRI saat itu. Demikian akhir tulisan singkat mengenai Sang Jenderal Terbuang. Semoga menambah wawasan dan menjadi pelajaran bagi kita semua.

Semoga artikel diatas bisa menambah wawasan Anda semua.

Sumber : http://adainfounik.blogspot.com/2014/04/inilah-fakta-sebenarnya-tentang-prabowo.html?m=1
Read more »

Honorary citizenship YORDAN PRABOWO

Isyu,,Prabowo warga Yordan ? :LOL 
tolong tambahin bandwitd internet anda ...  
ketik di google .. "Honorary Citizenship"

Di indonesia setidaknya 3 Negarawan yang tercatat memiliki status Honorary Citizenship

1.Om Habibie . sebagai Honorary Citizenship Jerman
2.Om Beye sebagai Honorary Citizenship Ekuador
3.Mas Bowo .. (saya panggil mas,, aja ) sebagai Honorary Citizenship Yordan

Beberapa warga negara luar yang menjadi warga kehormatan negara lain misalnya Winston Churchil adalah Warga Negara Kehormatan Amerika Serikat padahal dia Warga Negara Inggris;

Angelina Jolie adalah Warga Negara Kehormatan Sarajevo dan Warga Negara Kehormatan Kamboja padahal dia Warga Negara Amerika;

Malala Youfsafzai adalah Warga Negara Kehormatan Kanada padahal dia Warga Negara Afganistan bersama dengan Dalai Lama yang Warga Negara RRC dan Nelson Mandela yang Warga Negara Afrika Selatan, dan masih banyak lagi.

dan sejarah mas Bowo jadi warga Yordan adalah tawaran status kewarganegaraan dari Abdullah II. Namun tawaran ini ditolaknya. Pangeran Abdullah II yang kemudian pada 1999 menjadi Raja Yordania adalah kawan Prabowo di sekolah militer. ketiak pendidikan di Amerika ...

Isu -- oh Isyu ,,,


Sumber :Bro Riri : https://www.facebook.com/rkchandra?hc_location=timeline
Read more »

Kamis, 20 Desember 2012

SPIRIT OF LIFE

Bagian 1 Big Vision Empty Wallet: Mengejar Impact Bukan Uang

Banyak yang bertanya, “Bagaimana caranya menjadi orang yang superkaya?” Namun yang penting bukan menjadi orang kaya. Banyak yang menghubungkan Sandiaga Uno dengan peringkat dan kekayaan. Namun yang lebih penting adalah kontribusi yang ingin kita berikan kepada masyarakat, yang kita perjuangkan. Manfaat apa yang ingin kita wariskan bagi dunia. Suatu saat peringkat, kekayaan, saham, dan network tidak akan dapat memotivasi kita. Namun yang akan mendrive kita adalah impact, legacy, dan kontribusi yang akan kita tinggalkan bagi dunia.
Contohnya Soichiro Honda, apa yang sebenarnya Honda inginkan? Ia tidak menginginkan kekayaan. Ia bermimpi akan  personal mobility for everyone. Adanya kemudahan bertransportasi bagi semua orang. Semua orang lebih mudah untuk bertransportasi. Ia bermimpi mobil yang affordable bagi semua orang. Bukan hanya orang Jepang, tapi orang di seluruh dunia. Inilah visinya sewaktu memulai usaha sebagai pembuat mobil. Mulanya, mobil Honda selalu menjadi bahan tertawaan di Amerika. Mobil Honda saat itu merupakan mobil yang kualitasnya paling rendah. Namun ia tetap bertahan karena mobil inilah yang Honda inginkan, mobil yang affordable bagi semua orang. Dengan bertambahnya pengalaman, mobil Honda kualitasnya bertambah baik.
Contoh lainnya adalah Steve Jobs, visinya adalah computer for the rest of us. Steve Jobs ingin komputer yang mulanya barang mahal dan langka, yang ukurannya sangat besar, dapat dikecilkan menjadi kebutuhan semua orang. Komputer dapat membantu orang banyak dalam mengoptimalkan pekerjaan sehari-hari. Ia tidak pernah bermimpi market capitalization Apple lebih besar dari Microsoft, yang saat ini terjadi.
Senada pula dengan Tony Fernandes. Tony Fernandes tidak bermimpi untuk menjadi selebritis ataupun menjadi orang paling kaya di Malaysia. Namun saat ini dialah orang terkaya ke-12 di Malaysia. Mimpinya adalah membuat air travel affordable bagi semua orang Malaysia. Dulu, untuk terbang dari Kuala Lumpur ke Singapura membutuhkan biaya USD 300-400 per orang. Dengan konsep Air Asianya, Tony Fernandes membuat penerbangan bisa affordable bagi semua orang. Hingga sekarang dari Kuala Lumpur ke Singapura bisa hanya USD 15. “Now Everyone Can Fly” Air Asia


Saya sendiri memiliki visi Indonesia bisa setara. Walau memiliki banyak potensi, potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, Indonesia masih diragukan, tidak dianggap setara. Yang mendorong saya dalam beraktivitas adalah Indonesia menjadi setara dalam hal potensi. Jika Saya mengejar kekayaan, saya hanya akan terus mengejar transaksi-transaksi berikutnya tanpa mau membagi ilmu.
Dari 4 tokoh tadi, yang dapat kita pelajari adalah “it’s the vision, not the money.” Jika kita dapat mendefinisikan visi kita dan konsisten dalam mengejarnya, uanglah yang nantinya akan mengejar kita.

Bagian 2 : Who’s Got Your Back

Setiap orang yang sukses memiliki seseorang yang berdiri di belakangnya. Figur inilah yang perlu kita cari, orang di belakang kita yang menginspirasi kita. Ibarat seorang anak kecil yang baru terlahir ke dunia, ia membutuhkan orang tua yang sudah puluhan tahun hidup di dunia untuk memberikannya petunjuk dan ilmu untuk berhasil. Untuk berhasil dalam bidang apapun kita harus memiliki guru yang bagus. Belajar Kung Fu ataupun belajar bisnis membutuhkan guru yang hebat. Berikut beberapa cerita tentang orang sukses dan peran orang-orang yang membimbingnya.

Siapa orang di belakang Apple?

Steve Jobs, pendiri Apple Computers dan Pixar Animation Studio adalah seorang anak yang serahkan ke lembaga adopsi anak karena ibunya masih kuliah. Kemudian ia diadopsi oleh keluarga kelas menengah dengan ayah yang tidak pernah lulus SMA dan ibu yang tidak lulus kuliah. Bagaimana orang yang memiliki latar belakang biasa-biasa ini menjadi seorang millionaire pada usia muda? Siapa orang yang berpengaruh dalam kehidupan Steve Jobs?
Untuk itu kita perlu melihat kembali ke masa remajanya. Saat ia masih di kelas 2 SMP, Steve Jobs (13 tahun) dan teman-teman satu kelompoknya mendapatkan tugas untuk membuat rangkaian elektronika. Salah satu temannya berkata “kita membutuhkan chip untuk membuat rangkaian ini. Chip ini hanya bisa ditemukan di pabrik HP (Hewlett Packard).” Keesokan harinya Steve Jobs datang ke sekolah dengan membawa chip yang mereka butuhkan. Sontak teman-teman satu kelompoknya pada kaget dan salah satu bertanya “Dari mana kamu dapatkan chip ini?” Jobs menjawab “Saya telepon Bill Hewlett dan saya minta kepadanya”. Temannya bertanya lagi “Darimana kamu tahu nomor telpon Mr. Hewlett?”. Dengan ringan Jobs menjawab “Ada di yellow pages”. Sore itu Steve Jobs menelpon rumah Bill Hewlett, pendiri Hewlett Packard bersama David Packard. Jobs dan Hewlett berbicara selama 20 menit dan Jobs tidak hanya mendapatkan chip yang mereka butuhkan, tapi Jobs juga mendapatkan summer job di pabrik HP. Ini adalah awal hubungan akrab antara Steve Jobs dengan Bill Hewlett dan David Packard. Ini merupakan cara yang cukup sederhana. Simple method, simple approach.

Jobs muda membuktikan bahwa kita dapat menembus batas jika kita mau. Kita dapat berhubungan dengan orang yang kita kira unapproachable. Hanya dengan membuka yellow pages dan meneleponnya. Untuk zaman internet ini kita bisa mengirimkan emailnya. Buatlah dia terkesan dan dia akan meluangkan waktu bagi kita untuk bertemu dengannya.
Tokoh yang berikutnya adalah Nolan Bushnell, CEO Atari. Pada saat Steve Jobs berumur 17 tahun, ia mendatangi kantor Atari. Sebuah perusahaan produsen game console kala itu. Kepada satpam yang menjaga kantor itu dia berkata ingin mencari kerja. Tapi karena penampilannya yang tidak rapi dan kurang meyakinkan, satpam tersebut mengusir Jobs. Steve memilih untuk duduk di trotoar hingga sore harinya. Kemudian akhirnya satpam tersebut menyerah dan pergi menemui Nolan Bushnell, pendiri Atari yang juga CEOnya. Satpamnya berkata “Pak, ini ada anak muda minta kerja”. Nolan menjawab “Suruh dia masuk”.
Nolan kemudian bertanya pada Steve Jobs “Kamu mau apa?”. Jobs menjawab “Saya mau kerja”. Nolan bertanya lagi “Kamu bisa apa?”. Jobs menjawab “Saya gak bisa apa-apa, tapi saya mau kerja”. Kata kuncinya adalah mau, Jobs mau kerja. Bushnell merespon “Ok, kalau begitu kamu jadi asisten saya saja”. Mulai saat itu Jobs menemani Bushnell ke mana setiap pertemuan-pertemuan penting dan menjadi sangat intim dengannya.
Kesuksesan Apple ada karena Apple tumbuh dengan memiliki 3 ayah angkat. Ayah angkat yang pertama adalah Bill Hewlet dan David Packard, mentor dalam bidang hardware. Lalu ayah angkat yang ketiga adalah Bushnell, mentor dalam bidang software. Jobs dan Wozniak memiliki akses terhadap ketiga orang tersebut, yang merupakan orang-orang terbaik di bidangnya.

Siapa orang di belakang Air Asia?

Penampakan pesawat Air Asia sangat mirip dengan pesawat Virgin Atlantic. Air Asia merupakan contoh yang sangat sesuai dalam mengaplikasikan ATM; Amati, Tiru, Modifikasi. Tony Fernandes mampu mentransformasi industri pesawat terbang tidak hanya di Asia, tapi juga di dunia. Ia membuat kita dapat terbang dari Kuala Lumpur ke Paris dengan biaya kurang dari USD 250. Ia membeli Air Asia hanya dengan USD 1 karena perusahaannya saat itu sedang bangkrut. Dia poles hingga Air Asia menjadi seperti sekarang ini.
Siapakah orang di balik Tony Fernandes? Dialah Sir Richard Branson. Fernandes pernah bekerja untuk Branson di Virgin Atlantic sebentar sebelum pindah ke Virgin Music dan mengabdi pada Branson selama 4 tahun.

Siapa orang di balik Saratoga?

Saya di-PHK tahun 97, saat krisis moneter terjadi. Saat itu saya tidak memiliki banyak pilihan sehingga akhirnya memulai usaha dengan sahabat saya, Rosan Perkasa Roeslani. Saat itu merupakan titik nadir kehidupan saya. Saking parahnya kondisi saat itu, jika saya melamar ke 10 perusahaan maka 15 perusahaan yang akan menolak lamaran tersebut. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk mandiri secara keuangan, menjadi pengusaha. Mulanya kami menyewa ruangan berukuran 4×5 meter persegi di bilangan Kuningan, dengan 3 orang karyawan. Saat itu semuanya kami lakukan sendiri, mulai dari office boy hingga mengetik. Setelah 12 tahun menjalankan usaha, Alhamdulillah kami telah mempekerjakan 20 ribu karyawan. Yang membawa saya hingga sejauh ini adalah passion saya untuk memberikan manfaat. Untuk itu, kita tidak boleh lengah karena kesempatan hanya datang sekali. Kesempatan itu ada hanya untuk orang yang siap.
Di balik semua pencapaian ini, ada orang yang sangat berperan bagi saya. Dialah William Soeryadjaya, pemilik Astra. Sama seperti Steve Jobs, dulu saya merengek-rengek ke Pak William, yang saya panggil Om William. Waktu saya menjadi pegawai di Astra, Om William ini sangat menginspirasi saya. Visi Astra yang pertama sungguh menggugah hati saya, yaitu menjadi aset bangsa. Bangsalah yang ia pikirkan pertama kali, sebelum dirinya sendiri.
Ada kepedulian dalam diri Om William kepada orang-orang di sekitarnya. Saya masih ingat dengan jelas kejadian waktu tahun 98. Saat beliau menjadi mentor saya. Setiap sabtu saya mendapat waktu ½ jam untuk makan siang. Waktu itu terjadi kerusuhan di Tanah Abang,  sekitar kantor beliau mulai dimasuki penjarah dan dibakar oleh massa.
Seorang utusan dari kantor tersebut datang untuk melapor dan berkata, “Om, kita harus bersyukur. Ruko-ruko di sekitar kantor kita habis dijarah dan terbakar. Tapi hanya ruko Om yang tidak dijarah, tidak terbakar. Mungkin ini balasan atas kebaikan dan kebesaran hati Om selama ini. Ini perlu kita rayakan.”
Namun bukannya bahagia, wajah Om William saat itu memerah menahan amarah. Setelah semenit terdiam beliau menggeleng-geleng dan berkata, “kalian ini betul-betul keterlaluan, tetangga-tetangga kalian itu tokonya dijarah dan terbakar. Bukannya membantu mereka, kalian malah mensyukuri kantor kalian tidak terbakar. Kalian seharusnya memikirkan mereka. Ini bukanlah hal yang patut disyukuri, namun suatu panggilan agar kita melakukan lebih banyak hal untuk orang-orang di sekitar kita.” Inilah keseharian dari Om William yang menginspirasi saya dalam menjalankan perusahaan untuk lebih memikirkan manfaat apa yang kita bisa berikan kepada masyarakat. Menjadikan Indonesia Setara dibanding memikirkan cara membuat perusahaan kita menjadi lebih besar, dengan keuntungan lebih tinggi, ataupun meningkatkan peringkat perusahaan di kancah internasional.
Dari contoh-contoh tersebut, sebenarnya apa konsep dari pelajaran-pelajaran tersebut? Konsep tersebut adalahapprenticeship, atau mentorship, atau disebut juga ‘nempel.’ Konsep ini pernah dilakukan oleh Abdurrahman bin Auf, waktu itu beliau ‘nempel’ dengan pedagang-pedagang yang lebih senior. Nabi Muhammad SAW juga ‘nempel’ dengan pedagang-pedagang yang sudah lebih dahulu sukses. Saya percaya bahwa konsep apprenticeship inilah yang mampu membuat seseorang mengupgrade dirinya dari pemula menjadi ahli. Dari yang tidak tahu apa-apa menjadi jago Kung Fu seperti di film Kung Fu Panda.
Mentor atau guru pembimbing betul-betul dibutuhkan. Saat belajar di sekolah, kita lebih mudah memahami pelajaran jika ada guru yang membimbing. Begitu pula dalam bisnis, kalau kita mencoba dan mentok. Pasti sulit jika kita memikirkannya sendiri. Namun jika kita memiliki mentor, pasti akan lebih mudah untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Bagian 3 Big Vision Empty Wallet: Kunci Apprenticeship, Sekaligus Kunci Kesuksesan
Lalu kunci untuk menjadi apprentice itu apa? Bagaimana kita bisa mendapat mentor? Tampaknya sulit untuk meminta Bob Sadino ataupun Ciputra untuk menjadi mentor kita. Namun jika kita mau, saya yakin kita pasti bisa. Kunci dari apprenticeship ini sejalan pula dengan kunci kesuksesan. Inilah kunci dari apprenticeship:

Sir Alan Sugar
1. Kejujuran
Kita harus memiliki kejujuran. We have to be true to ourself, to be honest. Kita harus percaya bahwa kejujuran bisa membuka semua pintu. Contohnya saya sendiri, saya meminta Om William untuk menjadi mentor saya, “Om, saya ingin belajar, ingin berguru sama Om.” Om William bertanya “apa motivasi kamu?” Saat itu, setelah saya di-PHK, rasa percaya diri saya hilang. Dengan jujur saya bilang, “saya tidak memiliki percaya diri sama sekali. Namun ketika saya berada di dekat Om William, motivasi saya meningkat. Saya juga ingin menunjukkan sama orang-orang kalau saya dekat sama Om William.” Beliau menghargai kejujuran saya, “Oke, kalau begitu datanglah setiap sabtu. Kita makan siang sama-sama.” Sejak itulah Om William menjadi mentor saya.

Teddy P Rachmat sharing tentang Kejujuran
2. Kepercayaan
Trust is everything. Modal bisnis itu amanah, kepercayaan. Dengan reputasi yang baik, kita bisa mengukir prestasi. Jika kita dipercaya, tidak ngemplang, tidak ingkar janji, orang akan berbondong-bondong ingin berbisnis dengan kita. Kita harus mampu mengatakan tidak kepada yang neko-neko sambil tetap jujur, uanglah yang akan mengejar kita.

3.  Never give up
Seringkali kita hanya melihat sisi kesuksesan dari seorang pengusaha. Namun dibalik setiap kesuksesan, pasti ada kegagalan. Kegagalan itu menjadi keseharian dari seorang pengusaha. Saya seringkali merasa down ketika mengalami kegagalan. Namun saya selalu ingat akan cerita yang selalu saya ceritakan, saya baca berulang-ulang. Cerita Harland David ‘Colonel’ Sanders.
Colonel Sanders mulai usaha setelah dia pensiun dan resep KFCnya ditolak lebih dari seribu kali. Oleh karena itu, setiap kali saya gagal meyakinkan bank. Saya selalu bertanya sudah berapa kali saya mencoba. Jika jawabannya baru 10 atau 20 kali, itu belum ada apa-apanya dibanding Colonel Sanders. So, never give up.

4.      Think outside the box
Jika kita berpikir outside the box, anything can happen. Kita harus berpikir di luar kelaziman. Contohnya saat krisis terjadi. Saat krisis terjadi, umumnya orang-orang mencari payung dan berteduh. Namun jika kita think outside the box, akan terlintas bahwa di balik krisis pasti ada peluang. Saat kami membeli hotel, orang-orang takut membeli properti dan harga properti jatuh. Kita malah berani mengambil risiko. Kita beli, modifikasi, dan renovasi. Setelah 4 tahun, hotel ini menjadi lebih bagus dan harganya menjadi lebih tinggi. Jika tidak berpikir out of the box, kesuksesan hotel ini tidak akan terjadi.
Contoh lainnya adalah bisnis batu bara. Pada tahun 2000 ketika kami akan terjun ke bisnis batu bara, semua orang menertawakannya. Rumor yang ada saat itu industri batu bara akan kolaps, tidak ada yang mau menggunakan batu bara lagi. Namun kita berpikir out of the box, kami percaya bahwa pascakrisis negara dan industri pasti membutuhkan energi dan energi yang paling mudah didapat adalah batu bara. Saat akan memulai investasi, kami mengajukan proposal ke bank namun tak ada bank yang percaya. Oleh karena itu kami coba galang dana melalui teman-teman dan investor di luar negeri.
Tahun 2005, terbuktilah bahwa investasi ini tepat. Setelah ekonomi membaik, harga batu bara naik 4 kali lipat dibanding tahun 2000. Investasi awal kami sudah naik nilainya sebesar 80 kali lipat. Saat kami beli, Adaro Energytidak masuk dalam 500 perusahaan terbesar di Indonesia. Namun kini, Adaro menjadi 10 perusahaan terbesar yang terdaftar di BEI.
Jika konsep out of the box ini diterapkan sembari true to the nature, tidak mudah dipengaruhi oleh rumor yang ada, insya Allah usahanya akan terlaksana.
Dengan kunci keinginan yang kuat, kejujuran, kepercayaan, pantang menyerah, dan think outside the box, kita akan dapat mendapatkan mentor yang kita butuhkan dan impact yang kita inginkan dari perusahaan kita pun dapat terlaksana.

DARI :
http://sandiaga-uno.com/seminar-entrepreneurship-bervisi-besar-berdompet-kosong/
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=pzEZK2bvjCs


Read more »

PERBEDAAN WINDOWS 8 DAN WINDOWS 7



Bagi Anda yang ingin memasang sistem operasi (OS) generasi terbaru ini, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu beberapa fitur yang ditawarkan dan perbedaannya dengan Windows 7.
Tampilan Windows 8 di PC.
1. Fitur Layar Sentuh
Perbedaan yang paling mendasar dari Windows 8 dengan Windows 7 adalah adanya fitur layar sentuh. Sebenarnya di Windows 7 sudah ada fitur ini, hanya saja kurang maksimal. Untuk itu, Windows 8 diciptakan sebagai penyempurna layar sentuh Windows 7. Bagi yang tidak memiliki PC dengan fitur layar sentuh, Anda tak perlu khawatir. Sebab, fitur ini bisa dioperasikan pada pada PC biasa dengan bantuan trackpad dari Microsoft untuk bisa mendeteksi sentuhan dari penggunanya.
2. Layar atau Tombol Start
Tidak seperti Windows 7, tombol Start pada Windows 8 tersembunyi. Tombol ini berfungsi mirip dengan layar Home pada Windows Phone dan hanya muncul jika Anda mengarahkan panah mouse atau tetikus ke arah pojok kiri bawah.
3. Fitur Multi Monitor Lebih Baik
Beberapa dari kita ada yang menggunakan lebih dari satu monitor untuk satu PC. Namun, hal ini membutuhkan manajemen desktop yang baik. Kini Anda bisa membuka layar Start pada salah satu monitor dan layar desktop pada monitor yang lainnya. Anda bahkan juga bisa memiliki background yang berbeda antara satu monitor dengan monitor lainnya.
4. Fitur Charms
Windows 8 memiliki fitur Charms yang belum dipasang di Windows 7. Dengan fitur ini, Anda bisa mengakses menu Search, Share, Device, serta Settings hanya dengan mengarahkan mouse ke arah sebelah kanan layar.
5. Search dan Social Windows 8
Selain fitur Charms, menu Search juga bisa dilakukan di menu Start seperti pada Windows 7. Di Windows 8, Anda dapat dengan mudah dan cepat mengakses jejaring sosial, karena adanya aplikasi Facebook, Twitter, dan Linkedln yang sudah otomatis terdapat di tampilan. Bahkan, Anda bisa menerima langsung notifikasi dari jejaring sosial tersebut.
6. Windows 8 Miliki Device ARM
Jika sebelumnya Windows hanya mendukung PC dengan prosesor AMD atau Intel yang x86-based, kini Windows 8 juga bisa digunakan pada beberapa device yang menggunakan ARM. Hal ini dilakukan untuk bisa bersaing dengan iPad dan tablet Android. Namun, hanya Windows 8 jenis RT (Run Time) saja yang memiliki device ARM ini.
7. Windows Store
Windows Store adalah bagian utama dari Windows 8 yang menyediakan berbagai macam aplikasi, baik yang gratis maupun yang berbayar. Anda bisa membuka menu Store ini melalui Charms seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Jika aplikasinya sudah mesti di-update, Anda dapat dengan mudah mengunduhnya, semudah memperbaharui aplikasi pada iOS atau Android.
8. Fitur Cloud Windows 8
Kini, ada fitur Cloud di Windows 8. Dengan fitur ini, Anda bisa mensinkronisasi data Anda ke aplikasi Skydrive. Selain itu, Anda juga bisa menyimpan data Anda dari atau ke Skydrive.(ANS)

Dari berbagai sumber dan pengamatan penulis
Read more »

Selasa, 18 Desember 2012

Cara mengetahui komputer terkena virus atau hanya loading lambat

Jika komputer anda lambat, atau crash sering, Anda mungkin menduga virus. Tapi bagaimana Anda bisa yakin? Diagnosis yang akurat bisa rumit, jadi mari kita jalankan melalui gejala utama, petunjuk kecil, dan cara jitu yang perlu diceritakan.
4 Major Virus Symptoms
• Sistem anda crash atau terkunci sering.
• Secara acak restart.
• Anda melihat pesan kesalahan aneh atau pop-up kotak terutama peringatan tentang firewall atau virus.
• Sistem Anda tiba-tiba berjalan lebih lambat, dan kunci di sini adalah tiba-tiba. Jika semakin melambat, itu mungkin semakin macet oleh terlalu banyak program yang berjalan di latar belakang, Anda belum defragmented baru-baru ini (atau pernah), atau Anda telah mendekati kapasitas penuh pada hard drive. Tetapi jika komputer tiba-tiba mengambil menit untuk memuat halaman web, atau tiba-tiba membutuhkan waktu 10 menit untuk shutdown / start-up itu adalah petunjuk yang baik bahwa Anda memiliki virus.

Other Virus Clues
• Ttoolbar baru di browser Anda.
• Baru pintas pada desktop Anda bahwa Anda tidak diletakkan di sana.
• Item baru di system tray di sudut bawah kanan layar Anda.
Perhatikan bahwa toolbar baru dan cara pintas sering datang digabungkan dengan perangkat lunak Anda sebenarnya ingin, mereka mungkin tidak berbahaya – hanya menjengkelkan.

Geeky Tricks for Diagnosis
• Jika anda menekan tombol start di sudut kiri bawah layar Windows Anda dan (tergantung pada versi Windows yang Anda miliki) baik menemukan perintah menjalankan atau CMD ketikkan di kotak pencarian, kotak hitam harus pop-up. Ini adalah prompt yang digunakan oleh teknisi komputer untuk menjalankan program pada tingkat jauh di dalam komputer dan sering digunakan oleh pro untuk menghapus virus. Akibatnya, beberapa malware (virus berarti, spyware, dan hal-hal jahat lainnya) akan menonaktifkan fitur tersebut untuk membuat lebih sulit bagi pengguna atau teknologi untuk menghapus virus.
• Dalam cara yang sama, banyak virus akan mencegah komputer dari mengakses fitur Windows Update, yang juga dapat membantu dalam penghapusan virus. Jadi jika Anda pergi ke control panel, Security, dan klik Windows Update, dan komputer Anda tidak dapat memulai fitur itu, itu satu tanda yang jelas Anda memiliki virus.

CTRL-ALT-DEL
Beberapa orang akan meminta anda untuk menekan CTRL-ALT-DEL untuk memulai task manager dan sisir melalui program (proses) untuk mencari barang yang asing. Saya rasa ini adalah ide yang buruk. Penulis virus yang licik dan akan sering nama file virus terlihat seperti bagian dari sistem operasi Windows atau program umum lainnya. Sebaliknya, bagian yang sah dari Windows memiliki nama aneh yang terdengar seperti virus untuk orang awam. Aku telah mendengar cerita horor dari orang berpikir mereka menghapus virus hanya untuk menyadari setelah reboot bahwa mereka telah dinonaktifkan komponen wajib dari sistem operasi. Kemudian mereka memiliki komputer mati yang membutuhkan instalasi ulang Windows lengkap.
Tapi satu tempat di mana Anda bisa mendapatkan info berguna dalam tugas manajer adalah tab jaringan. Jika Anda memiliki semua program lain ditutup dan masih melihat tingkat tinggi jaringan / lalu lintas Internet, itu indikator yang baik Anda memiliki virus. Tip ini saja tidak cukup baik metrik untuk diagnosis virus, tapi petunjuk yang Anda mengumpulkan informasi tentang keadaan komputer Anda.
Surefire Virus Diagnosis – Free virus scanners.
Ada banyak free online virus scanner yang dapat memberitahu Anda jika Anda memiliki beberapa bentuk malware pada komputer Anda. Secara pribadi, saya ingin menjalankan dua atau tiga program, karena ada ratusan ribu virus, semua dengan heuristik berbeda (pola perilaku), sehingga Anda meningkatkan kesempatan Anda untuk diagnosis jika Anda menggunakan beberapa program dengan definisi virus banyak dan bervariasi.
Saya suka Kaspersky, BitDefender, AVAST dan Malwarebytes. Semua dinilai tinggi oleh CNet dan PC Magazine.
Salah satu tip: bila Anda memindai virus, pastikan untuk mematikan atau menonaktifkan perangkat lunak keamanan lainnya. Program-program ini tidak bermain dengan baik bersama-sama dan bisa saling mengganggu. Juga, setelah Anda mendiagnosa dan menghapus virus, menjaga satu virus scanner mungkin ide yang baik, tetapi Anda akan ingin untuk sampah dua lainnya karena mereka dapat menjadi babi sumber yang nyata berjalan di latar belakang.

Virus or Hacked Email
Bagaimana jika orang mengatakan mereka menerima spam dari Anda? Ini bisa berupa virus atau bahwa account email Anda telah hacked. Pertama mencoba langkah-langkah untuk mengambil kembali kontrol dari account email Anda. Jika email spam atau tidak sah masih sedang dikirim dari account Anda, mungkin Anda memiliki virus. Dalam hal ini, Anda harus menyingkirkan virus pada komputer Anda dan kemudian pergi melalui proses terkait di atas lagi untuk mengubah password dan memblokir akses ke email Anda.
Slow Computer or Virus?
Setelah Anda menyelesaikan langkah di atas Anda harus memiliki gagasan yang jelas dari masalah

Read more »

 
Powered by Blogger